
GenPI.co Kaltim - Borneo FC mendapatkan keuntungan dan kerugian setelah Liga 1 2022 dihentikan.
Asisten Pelatih Borneo FC Miftahuddin Mukson menjelaskan keuntungan timnya ialah bisa meningkatkan kekuatan fisik pemain.
Selain itu, Borneo FC juga memiliki waktu memperbaiki sisi taktik dalam permainan.
BACA JUGA: Andre Gaspar Beri Warna Baru ke Borneo FC, Matheus Pato Gacor
“kami memperbaiki kelemahan yang ada,” ujar Miftahuddin sebagaimana dilansir laman Borneo FC, Rabu (12/10).
Namun, pria yang karib disapa Miftah itu tidak memungkiri timnya juga mendapatkan kerugian.
BACA JUGA: 2 Bintang Muda Borneo FC Masuk Timnas U-20 Indonesia
Salah satunya ialah game plan tidak bisa berjalan maksimal dan normal seperti biasanya.
“Fokus dan konsentrasi pemain juga sedikit terganggu dengan dihadapkan pada ketidakpastian lanjutan kompetisi seperti ini,” kata Miftah.
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan: Borneo FC Libur Latihan, Pemain Kumpul 11 Oktober
Dia menuturkan jajaran pelatih Borneo FC harus meyiapkan program latihan untuk menyiasatai ketidakpastian kompetisi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News