
GenPI.co Kaltim - Warga miskin di Samarinda bakal mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM).
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 16,6 miliar.
Anggaran tersebut juga digunakan untuk menciptakan lapangan kerja melalui program Pro Bebaya.
BACA JUGA: Mahasiswa Demo Harga BBM Naik, Ketua DPRD Kaltim Dilempar Botol
Adapun masyarakat miskin di Samarinda yang akan mendapatkan BLT BBM terdiri dari delapan kelompok.
Di antaranya ialah masyarakat yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) sebanyak 19.559.
BACA JUGA: Kapolresta Samarinda Basah Kuyup Jaga Demo Harga BBM Naik
Kelompok lainnya ialah ojek online dan pangkalan sebanyak enam ribu orang, sopir angkot (600), buruh di-PHK (128), dan nelayan (778).
Ada juga pembudi daya sebanyak 786 orang, pedagang (150), dan motoris tambangan di Pelabuhan Pasar Pagi (50).
BACA JUGA: Harga BBM Naik, Tarif Angkot di PPU Segera Melonjak
"Masing-masing kelompok masyarakat tersebut mendapatkan bantuan sebesar Rp 150 ribu per orang,” kata Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis (15/9).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News