Kaltim Sumbang Negara Rp 700 T per Tahun, yang Kembali Kecil

Kaltim Sumbang Negara Rp 700 T per Tahun, yang Kembali Kecil - GenPI.co KALTIM
Hadi Mulyadi mengatakan daerahnya menyumbang Rp 500 triliun-Rp 700 triliun per tahun ke negara melalui ekspor sumber daya alam. Ilustrasi tambang batu bara. Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang

GenPI.co Kaltim - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi mengatakan daerahnya menyumbang Rp 500 triliun-Rp 700 triliun per tahun ke negara melalui ekspor sumber daya alam.

Meskipun sudah menyumbang dalam jumlah sangat besar, Kaltim tidak mendapatkan imbal balik yang signifikan.

Menurut Hadi, yang kembali ke Kaltim tidak banyak, bahkan kurang untuk membangun wilayah yang sangat luas.

BACA JUGA:  IKN Nusantara Tak Bisa Ditandingi Ibu Kota Negara Lain

“Kaltim pernah mengajukan otonomi khusus seperti Aceh, Papua, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta, tetapi ditolak,” kata Hadi sebagaimana dikuti akun Instagram Pemprov Kaltim, Kamis (22/9).

Dia menjelaskan Kaltim juga pernah mengajukan revisi dana bagi hasil (DBH) migas.

BACA JUGA:  Otorita IKN Nusantara Buka Loker, SDM Kaltim Diprioritaskan

Selain itu, Kaltim juga pernah berupaya menambah persentase bagian dana transfer dari pusat ke daerah melalui Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Hadi menilai keputusan pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim tidak salah.

BACA JUGA:  Iwan Fals: Bagaimana IKN Nusantara? Sudah Ada Penduduknya?

Sebab, Kaltim berada di lokasi yang strategis. Selain itu, IKN Nusantara juga bertujuan memeratakan pembangunan, khususnya wilayah Indonesia timur.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya