
Sementara Ari memilih untuk tidur di ruang tamu.
Kepada polisi, Ari mengaku pertengkaran dipicu karena sang istri pergi tanpa pamit sampai malam hari.
"Saya bilang, kamu keluar kenapa enggak izin. Nada saya memang agak keras, karena saya pulang dia enggak ada, terus bawa anak,” beber Ari.
BACA JUGA: Dulu Jalur Samarinda-Bontang Bergelombang, Lihat Sekarang
Selanjutnya polisi membawa jasad korban ke RSUD AWS untuk dilakukan visum.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
BACA JUGA: Penerangan Jalan di Perbatasan Samarinda Dikeluhkan Wakil Walkot
Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi mengatakan polisi tidak bisa melakukan olah TKP karena jasad korban sudah diturunkan.
"Oleh karena itu, kami membawa jenazah untuk dilakukan visum atau autopsi," ujar Harry. (jpnn)
BACA JUGA: Serbu, Nih Tempat untuk Berburu Takjil di Samarinda
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Anak Menangis Kencang di Dalam Kamar, Ari Langsung Mendobrak Pintu, Ternyata
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News