
GenPI.co Kaltim - Masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) diimbau tak perlu panik terkait stok minyak goreng jelang Ramadan dan Idul Fitri 2022.
Pemerintah setempat memastikan stok minyak goreng di Kaltim cukup hingga dua bulan ke depan.
Saat ini tingkat kebutuhan minyak goreng di Kaltim hanya 638 ton per bulan, sementara stok mencapai 3.882 ton.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Kaltim Terus Menurun, Berapa Sisa Pasien Aktif?
"Saya imbau masyarakat tidak panik dalam mencari minyak goreng," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kaltim M Yadi Robyan Noor, Sabtu.
Dia mengatakan jumlah kebutuhan sebanyak 638 ton merupakan prakiraan yang telah dinaikkan 40 persen karena menyambut Ramadan dan Idul Fitr.
BACA JUGA: Ratusan Sapi Dibagikan Gratis di Kaltim, Ini Tujuannya
Adapun kebutuhan riil selama ini hanya 455 ton per bulan.
Dia melanjutkan, stok minyak goreng yang mencapai 3.882 ton tersebut merupakan kuota yang masuk ke Kaltim dalam dua periode, yakni pada 14 Februari hingga 4 Maret 2022 sebanyak 1.973 ton dan pada 3-15 Maret 2022 sebanyak 1.908 ton.
BACA JUGA: 6 Titik Panas Terdeteksi dan Tersebar di Tiga Kabupaten di Kaltim
"Mengingat stok yang banyak dan masih bisa untuk dua bulan ke depan ini, masyarakat jangan sampai panik dalam membeli, apalagi melakukan aksi borong. Belilah minyak goreng secukupnya," ujarnya memberi saran.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News