
GenPI.co Kaltim - Provinsi Kaltim disebut bakal memasuki fase endemi Covid-19 setelah kasus baru dan kasus aktif terus melandai dalam tiga bulan terakhir.
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi meminta masyarakat bersiap untuk adaptasi ketika sudah di fase endemi.
"Mulai Januari lalu kasus COVID-19 di Kaltim terus melandai, sehingga hari ini jumlah warga yang positif tersisa 57 orang, namun kami imbau para pemuda untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes)," ucap Hadi, Rabu (27/04/2022).
BACA JUGA: Curhat Gubernur Kaltim soal Izin Galian C Harus ke Pusat
Hadi mengatakan tren kasus yang terus melandai itu menggambarkan Kaltim secara perlahan mulai meninggalkan pandemi, atau pelan-pelan memasuki fase endemi.
Sementara itu, terkait momen mudik lebaran 2022, Hadi mengajak semua pemudik tidak kendur menaati prokes untuk menekan penularan.
BACA JUGA: Mudik Lebaran, Wagub Kaltim Khawatirkan 3 Hal Ini
Prokes perlu menjadi perhatian karena dalam arus mudik hingga arus balik lebaran ini, merupakan puncak pergerakan massa. Kondisi ini, kata dia, juga bisa dijadikan barometer untuk melihat tingkat perkembangan COVID-19 ke depan.
"Jadi, lihat pada Mei mendatang atau habis lebaran, jika Mei nanti tidak terjadi lonjakan aktif COVID-19, tentu kita bisa simpulkan bahwa Kaltim aman dari COVID-19 atau memasuki fase endemi," ujarnya.
BACA JUGA: Akhirya, Kuota Haji Kalimantan Timur Tahun Ini 1.174
Per Selasa, 26 April, total positif COVID-19 di Kaltim mencapai 206.203 orang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News