
GenPI.co Kaltim - Sebanyak 1.000 jiwa mengungsi akibat banjir yang melanda 6 kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur, sejak Sabtu (19/03/2022) pagi.
Banjir besar itu dipicu intensitas curah hujan yang sangat tinggi sejak Jumat (18/03/2022) sore.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur sedikitnya 2.477 unit rumah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 2 meter.
BACA JUGA: Banjir, Masjid di Kutai Timur Disulap Jadi Tempat Pengungsian
Akibatnya sebanyak 5.245 Kepala Keluarga (KK) atau 16.896 jiwa terdampak dan 1.000 jiwa dari jumlah itu mengungsi di pos pengungsi Masjid Agung Center.
Adapun 6 kecamatan yang terdampak yakni Sangatta Selatan tepatnya di Kelurahan Singa Geweh Desa Sangatta Selatan.
BACA JUGA: Gawat, Warga Korban Banjir di Sangatta Diingatkan soal Buaya
Kemudian Kecamatan Sangatta Utara tepatnya Kelurahan Teluk Lingga di Desa Sangatta Utara dan Swarga Bara.
Selanjutnya di Kecamatan Bengalon, terdapat tiga desa terdampak yakni Desa Spaso, Spaso Selatan dan SpasoTimur.
BACA JUGA: Kaltim Dikepung Banjir, Apa Penyebab dan Dampaknya?
Sementara di Kecamatan Rantau Pulung terdapat dua desa terdampak yakni Desa Rantau Makmur dan Margo Mulyo.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News