
"BNPB terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan BPBD Kutai Timur," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin.
BNPB juga mengimbau pemerintah setempat dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bahaya ikutan yang masih berlanjut hingga hari ini.
Sejumlah upaya yang harus dilakukan, kata dia, yakni pemantauan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembersihan sampah yang menyumbat aliran air, dan monitoring kondisi tanggul.
BACA JUGA: Banjir, Masjid di Kutai Timur Disulap Jadi Tempat Pengungsian
Pemantauan juga harus dilakukan di jalan dan jembatan hingga debit air saat terjadi hujan lebat.
Terkait potensi bencana susulan, masyarakat di sekitar lereng tebing dan sepanjang aliran sungai agar dievakuasi sementara jika terjadi hujan terus menerus selama lebih dari satu jam.
BACA JUGA: Gawat, Warga Korban Banjir di Sangatta Diingatkan soal Buaya
"Perhatikan juga kondisi debit sungai dan hindari lereng curam yang minim vegetasi," kata dia.(*)
BACA JUGA: Kaltim Dikepung Banjir, Apa Penyebab dan Dampaknya?
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News